Takbir keliling yang dilaksanakan setiap malam hari
raya, tahun ini kembali berlangsung semarak. Panitia Pelaksana Peringatan
Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Parepare, memutuskan menyemarakkan kegiatan
takbir keliling Hari Raya Idul Idha 1433 dengan mengundang ratusan kendaraan
untuk pawai ke seluruh penjuru kota. Rombongan takbir keliling mengambil start di Jalan Veteran, depan Kantor
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kegiatan ini juga dilepas langsung
oleh Plt. Wali Kota Parepare, H. Sjamsu Alam. (IRG/27/10)
Latest Post
19.32.00
5 Hal yang Ditakuti Remaja
Berikut ada lima hal yang paling ditakuti
saat usia remaja :
1. Kepopuleran
Para remaja seringkali butuh mengobrol dengan teman-temannya. Hal ini terkadang
membuat mereka terobsesi pada hubungannya dengan teman, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Mereka mencemaskan apakah mereka cukup populer,
apa mereka cukup menarik dan menyenangkan.
2. Sekolah
Sebagai pihak yang sedang dalam masa peralihan, para
remaja sering meras stres mengenai pekerjaan rumah, ujian, dan guru-guru di sekolah,
3. Masa depan
Para remaja
biasanya cukup bimbang dengan masa depannya. Mereka tak memahami akan jadi seperti apa masa depan mereka dan bahkan beberapa remaja tidak yakin bagaimana untuk
mempersiapkannya.
4. Keuangan
Kriris ekonomi yang melanda telah menular kepada remaja
terhadap kondisi keuangan (baca: kantong) mereka. Banyak remaja yang berusaha
mengimbangi pola hidup seperti teman-temannya.
5. Percintaan
Label:
Angk. 1,
Berita Terbaru,
Informasi
19.28.00
Bahaya Terlalu Banyak SMS-an Bagi Remaja
Dewasa ini remaja makin ketagihan SMS hingga betah berjam-jam
menyendiri. Terlepas dari apapun materi Short Message Service (SMS), aktivitas
tersebut menimbulkan banyak dampak buruk.
Sebuah studi oleh Case
Western Reserve School of Medicine di Cleveland, Ohio, AS menemukan efek buruk
bagi remaja yang telah mengirim lebih dari 120 SMS sehari. Para remaja itu cenderung
akan merokok, minuman keras dan melakukan hubungan seks bebas.
Selain itu, remaja
kebanyakan S/MS juga akan menderita stress, kurang tidur dan terganggu konsentrasi
belajarnya. Belum lagi persendian tulang di pergelangan tangan juga terancam
cidera. Ini merupakan temuan terbaru terkait perkembangan maraknya para remaja
keranjingan SMS di seluruh dunia.
Penelitian yang
melibatkan 4.000 remaja di Amerika Serikat ini juga terungkap, terlalu banyak
SMSan menurunkan kemampun IQ. Hal ini diketahui setelah diadakan tes IQ kepada
remaja yang ber-SMS ria dibanding dengan yang tidak ketagihan, diketahui remaja
yang banyak SMS hasil tes IQ menurun.
Dr Richard Graham juga
mengakui, saat ini remaja lebih mahir menggunakan teknologi hingga orang dewasa
dan orangtuanya kesulitan mengikutinya. Remaja yang terlalu banyak SMS-an dan
menggunakan jaringan internet berlebihan justru membuat lambat dalam
memberikan respon.
Dalam kaitan ini, di
beberapa negara sudah mengurangi layanan SMS gratis demi menekan risiko yang
akan ditimbulkan bila para remaja terlalu banyak SMS-an. Dr Graham menyarankan,
agar membatasi penggunaan ponsel untuk SMS pada waktu tertentu dan di
tempat tertentu agar dampak buruk bisa dihindarkan. (MUBRI/25/10)
Label:
Angk. 1,
Berita Terbaru,
Informasi
19.26.00
Seimbangkan Potensi Diri Melalui Permainan Futsal
Futsal merupakan permainan banyak diminati masyarakat
Indonesia pada umumnya dan para remaja pada khususnya.
Tak terkecuali siswa-siswa
kelas Akselerasi SMA Negeri 2 Parepare.
Akhir-akhir ini, mereka sering
mengisi hari libur dengan kegiatan bermain futsal. Selain sebagai ajang
berolahraga, futsal juga dimanfaatkan sebagai media untuk mengembangkan potensi
diri yang dimiliki.
Ahad kemarin(21/10), Mereka
baru saja melaksanakan pertandingan persahabatan antara siswa Akselerasi kelas
X melawan kelas XI. Kegiatan tersebut, memiliki kesan tersendiri bagi para
pemainnya. Pasalnya, dengan bermain futsal mereka mampu mengolah bakat serta mengeluarkan
potensi yang dimiliki. (KM/28/10)
Label:
Angk. 1,
Berita Terbaru,
Informasi
19.22.00
Hari Sumpah Pemuda dan Semangat Nasionalisme
Minggu(28/10) delapan puluh tiga tahun
yang lalu, tepatnya tanggal 28 Oktober 1928. apakah anda tahu hari tersebut adalah hari Sumpah pemuda? ya tentu saja
kita sebagai pemuda dan pemudi indonesia pasti mengetahuinya
walaupun mungkin sebagian besar para pemuda Indonesia
sudah banyak yang melupakan peristiwa Sumpah Pemuda ini, kita menerawang ke masa lampau pada zaman
kemerdekaan, Ini mengingatkan kita pada perjuangan dan rasa cinta tanah air
yang besar dari para pejuang kita di masa doeloe.
Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa
pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, pada saat itu bangsa
kita tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis, karena kondisi tertindas
inilah membuat para pemuda pemudi / rakyat indonesia gerah dan geram dengan
ulah para kaum penjajah kolonialis sehingga para pemuda pemudi / rakyat indonesia
membulatkan tekad demi mengangkat harga diri, harkat dan martabat bangsa
indonesia dan mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa.
Semangat nasionalisme memang harus tetap dikobarkan.
Dengan berbagai macam cara seperti terus melakukan yang terbaik untuk bangsa
ini. kerjakan dan lakukan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita saat
ini.
"Indonesia? Bukan urusan kita.. karena kita masih
pemuda."
Apakah benar Indonesia terlalu tinggi atau terlalu jauh bagi kita, pemuda? (KHR/28/10)
Apakah benar Indonesia terlalu tinggi atau terlalu jauh bagi kita, pemuda? (KHR/28/10)
Label:
Angk. 1,
Berita Terbaru,
Informasi
19.13.00
Persiapkan UN, Aksel Efektifkan Pengayaan dan Try Out
Pihak
kelas Akselerasi SMA Negeri 2 Parepare terus memaksimalkan pesiapan
siswa-siswinya yang tidak lama lagi akan mengikuti ujian nasional. Pihak penanggung jawab
Kelas Akselerasi SMA Negeri 2Parepare, M. Yunus,S.Pd
secara tersirat menyampaikan, saat ini seluruh peserta UN dari kelas Akselerasi telah difokuskan menjalani kegiatan pengayaan
disekolah yang terjadwalkan setiap harinya dari Senin hingga Sabtu.
Berbicara mengenai persiapan siswa(i) kelas Akselerasi
menghadapi UN,
Yunus merasa optimis
hasil maksimal kelulusan 100 persen akan mampu terealisasi. Pasalnya, begitu rajin dan tertibnya peserta UN mengikuti
pengaayaan. Guna lebih memaksimalkan periapan menghadapi UN nanti, Ia
juga berharap para orang tua murid
turut proaktif menunjang program sekolah serta
melakukan pengawasan disaat anak dididik berada diluar
lingkungan sekolah. ”Dukungan orang
tua siswa juga sangat penting selain telah dimaksimalkann ya kegiatan pengayaan sehingga target
kelulusan peserta UN 100 persen
dapat berjalan dengan mulus,”ujar Yunus.
Sementara itu, pelaksanaan Try Out menjelang UN
juga telah berlangsung saat ini. Beberapa guru mata
pelajaran gencar merancang kegiatan TryOut persiapan UN tahun ini. “Semoga
melalui Try Out tersebut, siswa mampu lebih memacu diri menyambut pelaksanaan
UN kedepannya” Ujar beberapa guru mata Pelajaran.(NUVV/27/10)
Label:
Angk. 1,
Berita Terbaru,
Informasi

