Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Cerpen : Kisah Cinta Semu

Written By Kaharuddin Syam on Jumat, 06 Juni 2014 | 05.12.00


Karya   :

“Wah! Itu dia, sungguh indahnya!” Aku terpaku di dalam lamunanku saat menatap dia lewat di depanku, sambil bergumam menikmati keindahan dan cantik wajahnya. Namanya Ina, yah begitulah samar-samar kudengar temannya memanggilnya, sampai saat ini, aku belum sempat berkenalan dengannya. Aku hanya mengaguminya tanpa ia sadari. Bahkan ia tak pernah melirikku sekalipun.
Mata yang berbinar, kulitnya yang halus dan putih kekuning-kuningan. Sungguh cantik sekali. Kibasan rambutnya yang hitam lurus sebahu, menambah pesonanya. Senyumnya yang indah dengan behel di giginya, sangat membuatku terpana. Tetapi yang lebih membuatku terpesona adalah tahi lalat yang berada di samping kiri hidungnya.
Selalu aku bertanya pada diriku sendiri “Mengapa aku tidak berani berbicara padanya?” Keberanianku selalu surut setiap melihatnya. Tapi aku sadar tentu bahwa derajatku dengan dia sungguh jauh berbeda. Ia bersekolah di salah satu sekolah swasta ternama di kotanya, sedangkan aku? Hanyalah lelaki pas-pasan dengan bersekolah di sekolah biasa di kotaku sendiri.
Mungkin inilah suka pada pandangan pertama, tetapi berbicara pun dengannya belum aku alami. Padahal kami bertemu hanya kebetulan, lomba ini mempertemukanku denganya, jika lomba ini berakhir, kesempatanku akan berakhir. Kami akan kembali ke kota masing-masing dan tidak akan bertemu lagi. Padahal hanya satu keinginanku, untuk berbicara dengannya.
Perlombaan ini adalah lomba debat bahasa inggris, dan kebetulan saya lolos ke tingkat provinsi. Aku berjalan di koridor ruangan perlombaan, berjalan santai sambil melirik ke ruang-ruang perlombaan yang telah dimulai, aku melihat peserta dengan serius mengikuti perlombaan. Maklum, giliranku untuk berlomba masih lama, aku masuk ke gelombang ketiga, sedangkan perlombaan masih gelombang pertama.
Kulihat keadaan sangat sepi, sambil berdiri didepan papan perlombaan, iseng-iseng aku mengeluarkan handphone lalu memasang headset di telinga, lalu memutar lagu favoritku berjudul “butiran debu” yang dipopulerkan oleh penyanyi ternama bernama Rumor. Saking asiknya mendengar lagu aku bergumam mendendangkan lagu tersebut. Tapi aneh, sepertinya ada seorang cewek disampingku berdiri juga menatap papan perlombaan, sepertinya dia menatapku, aku pun malu melirik ke dia. “Itu……. Lagu….. suka… butiran debu kan?” kata cewek itu samar-samar terdengar. Karena lagu yang kuputar cukup keras maka suaranya terdengar kecil. Kubuka headsetku lalu berkata “Maaf? Anda berkata apa yah?” sambil menoleh melihatnya dan ternyata…… Dia Ina! Gadis yang ku suka. Mimpi apa aku semalam.
“nggak, aku suka lagu yang kamu dengar tadi, butiran debu khan?” kata Ina. “ Iah, lagu yang dipopulerkan Rumor, aku suka sekali lagu ini, biasalah lagu anak gaul jaman sekarang hehee” balasku. “ Yang paling aku suka di bagian reff-nya, yang begini, aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, aku tenggelam dalam lautan luka dalam gitu khan?” kata Ina sambil mendendangkan lagunya, wah suaranya sungguh menawan aku terpana seakan merasa menjadi naga terbang menembus langit yang biru. Lalu aku pun melanjutkan menyanyikan lagu itu “aku tersesat dan tak tau arah jalan pulang aku tanpamu butiran debu” Sambil kugerakkan tanganku membentuk hati yang patah. Kami pun tertawa berdua. Lalu kami saling berkenalan dan bercerita bersama.
Lama kami bercerita akhirnya giliran Ina telah tiba, dia pun pamit untuk menuju keruang perlombaan. Aku berkata “Semoga kamu menang yah! Semangat Ina!” dia pun menjawab “makasih! Doakan yah?”. Bahagia sekali perasaanku, sungguh hal yang kuharapkan benar-benar terjadi, berbicara dengan gadis cantik itu menjadi kenyataan. Tapi belum lama Ina pergi, guruku memanggilku “Arul, sekarang giliranmu, cepat ke ruang 4, lawanmu sudah berkumpul disana”. Aku menjawab dengan senang “oke deh bu’ ayo kita keruang 4, saya sudah siap berlomba dengan siapapun!” Maklumlah, sedang senang karena Ina tadi, aku pun jadi ceria.
Akupun masuk ke ruang lomba dengan santai tanpa beban, tapi saat kulihat kelompok lawan, ternyata kelompok Ina yang akan kami hadapi di perlombaan ini. “ APA? Oh shit, Ina. Gimana nih, mampus gua nih” gumamku dalam hati melihat Ina tersenyum kepadaku. Bagaimana mungkin dari sekian banyak sekolah, ternyata kami berlawanan dengan kelompoknya Ina. Aku pun duduk di kursi dengan tegang sambil tersenyum ke Ina sebenarnya bukan tersenyum, tetapi lebih ke meringis meratapi nasibku yang harus berhadapan dengan cewek yang bisa dibilang “Perusak Konsentrasiku”. Bagaimana tidak merusak, dari tadi sebelum lomba, bukannya memikirkan perlombaan, yang kupikirkan hanya Ina dan sekarang dia muncul didepanku menjadi pesaingku. Beginilah nasib seorang pencinta wanita.
“Baiklah, kedua tim sudah siap untuk memulai. Bapak akan membacakan peraturan perlombaannya” Kata panitia perlombaan. Lomba pun dimulai, kebetulan sekali dan mungkin memang ini nasibku yang harus menerimanya, Ina yang pertama menyampaikan argumen, dan kami pun harus memperhatikannya. Aku memang memperhatikannya dengan seksama, tetapi pikiranku pun akhirnya melenceng, bukannya memikirkan topiknya tetapi aku menatap wajah Ina dengan sangat dalam.
Caranya menyampaikan argumen dengan bahasa tubuh yang gemulai, tangannya yang indah dengan jari-jari lentiknya senantiasa bergerak saat dia menjelaskan, raut wajahnya yang berubah-ubah saat menyampaikan argumen membuatku tidak bosan untuk memandangnya. Entahlah tentang apa yang dia bicarakan, yang ada dipikiranku saat ini hanyalah kekaguman yang melanda jiwaku.
Bel dibunyikan tanda waktu untuk Ina memberi argumen telah selesai, berarti kini giliran kelompokku memberi argumen. Untunglah, bukan aku yang bertugas untuk menyampaikan argumen. Mulailah anggota kelompokku menyampaikan argumen kami. Tapi seperti sebelumnya, pikiranku keluar dari jalur perlombaan, aku menatap Ina yang juga sedang menatapku, ia tersenyum lembut sambil menyelipkan rambutnya disela-sela telinganya lalu menunduk malu. Aku pun tersenyum lebar melihat pesonanya. Sungguh momen yang sangat berkesan, tetapi semua berubah saat bel berbunyi menyerangku.
Aku pun panik, terusik, seakan bersisik mendengar bel itu, mengganggu kesenangan saja. Kini giliranku untuk membantah argumen lawan tetapi apa yang harus aku katakan? Topik yang mereka jelaskan saja tidak aku mengerti, seandainya aku disuruh untuk menjelaskan detail kecantikan Ina, pasti aku bisa. “Bro! Topik yang mereka sampaikan tadi apa? Ayolah, aku gak tau apa-apa nih!” aku bertanya pada anggota kelompokku dengan sangat panik. Temanku menjawab “Wah, keterlaluan kamu, dari tadi apa yang kamu perhatikan? Topik mereka tentang setuju bahwa keindahan panorama Indonesia yang harus dimanfaatkan untuk tempat wisata begitulah”. Aku terpaku, membeku dan sangat ragu-ragu. Keringat dingin mengucur tubuhku, akhirnya dengan modal nekat, aku pun menyampaikan bantahanku, dengan modal topik “keindahan”saja di otakku.
Sambil menatap wajah cantik nan indah Ina, sambil tersenyum ke dia aku pun menyampaikan argumenku. Yah, sudah kita tahu, bahwa aku akan asbun yaitu asal bunyi. “Oke, beauty. We talk about beauty. Beauty for me……. is when i see her eyes, I  feel like fly to the sky………. When I see her smile,……… I feel like I am the most lucky man in the world, that’s beauty for me. Thank you” Sontak semua orang di dalam ruangan terdiam, kaget, bukan karena apa, tetapi seluruh yang saya sampaikan tidak berhubungan dengan topik “Keindahan panorama Indonesia untuk dimanfaatkan” tetapi yang aku bicarakan adalah “Keindahan wanita pujaan hati” Maka meledaklah tawa seluruh peserta maupun penonton di ruangan itu, aku melihat Ina menggeleng-geleng dengan raut wajah kasihan melihatku, tetapi di tersenyum menggambarkan dia tersentuh dengan kata-kataku. Aku menunduk, malu, dan berharap semua ini berakhir.
            Diluar gedung perlombaan aku terduduk lesu sambil menundukkan kepala, kekecewaanku karena perlombaan tadi menusuk sanubariku. Mengapa ini semua harus terjadi? Kelompokku gagal untuk melanjutkan perlombaan. Akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke Kota ku sore hari itu juga. Aku akan pulang sendiri dengan patas, karena teman dan guruku masih mengikuti perlombaan listening, writing dan cerdas cermat bahasa inggris. Hanya aku yang ikut satu perlombaan dan gagal. Tetapi disampingku seorang cewek datang dan merangkulku. Aku menoleh ternyata ia Ina. “It’s ok Arul. Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda, kata-kata yang kamu ucapkan tadi sungguh indah, apalagi saat kamu mengatakannya saat menatapku. Aku sangat tersentuh” kata Ina menyemangatiku. Aku menjawab “Makasih yah, hehee, tadi kata-kata itu langsung keluar, begitu aku menatap wajahmu, sepertinya kata-kata itu tergambar dari keindahan dirimu. Sepertinya”.
Aku berjalan bersama Ina disampingku, aku bercerita tentang kekecewaanku tadi. Ina bertanya padaku “Kamu udah mau pulang yah? Kalo boleh jangan dulu deh!”, aku balik bertanya “kenapa?”. Ina pun menawariku sesuatu “Kalo kamu mau, aku ingin mengajak kamu ketempat terindah disini, mau yah? Aku ingin menghiburmu karena kekecewaanmu tadi. Pemandangan tempat ini sangat indah. Aku anter deh”. Aku pun menerima tawarannya. Kami pun berangkat ke sana.
Benar kata Ina, tempat ini sangat indah. Ternyata ia mengajakku melihat pemandangan laut dari sudut yang pas, disini kami menunggu matahari tenggelam sambil dia bercerita kepadaku. “Tahu gak Arul? Tempat ini sangat bersejarah bagi aku. Aku ama almarhum papa sering kesini, dia berkata bahwa tak akan ada keindahan yang mengalahkan keindahan alam, yaitu ciptaan Tuhan. Dan keindahan sesungguhnya adalah dimana kita mengsyukuri segala sesuatu yang kita dapatkan baik itu kebaikan maupun hal yang kurang kita inginkan” Kata Ina bercerita panjang lebar kepadaku dengan mata yang berkaca-kaca sambil menahan tangis. Aku bisa membaca dari matanya, ada kesedihan yang terbesit di hatinya dimana ia berusaha menahan gejolak kesedihan. Sepertinya ia berusaha untuk menerima kenyataan dalam hidupnya yang penuh kesedihan, berusaha menahan derita dan melupakan kenangan terburuknya, walau ia susah untuk melupakannya. Tetapi itu hanya perkiraanku melihat dia menahan tangis.
“Arul, aku cuma ingin memberi kamu semangat, agar tidak cepat kecewa karena tadi, kamu pasti sedihkan apalagi malu sekali, jangan cepat menyerah yah?” Kata Ina sambil tersenyum lalu mengusap sedikit air matanya. Aku menjawab “Eh, kamu koq nangis sih? Gak papa lagi aku gak papa, palingan kecewa biasa nanti pasti udah semangat lagi. Kamu koq nangis, pasti karena aku khan?” kataku menggombalnya. Di tertawa, walau masih ada kesedihan tersirat dimatanya. “Kamu tahu gak, caramu menatapku tadi, dan kata-katamu tadi tentang keindahan, sangat mirip dengan papaku. Saat aku melihatmu, aku merasa berada dekat dengan papaku, aku merasa mendapatkan kembali orang yang aku sayang. Itulah aku mengajakmu kesini, karena aku ingin merasa sangat dekat dengan sosok sepertimu, aku jadi terbawa suasana mengingat papaku yang sepertimu berada ditempat favorit kami berdua”.
Dari kata-katanya, aku merasa senang, wanita pujaanku, yang aku impikan ternyata mengagumiku juga, walau sebatas mirip dengan sosok ayahnya, tapi tidak apalah, aku senang membuatnya bahagia. Kami pun terdiam membisu saling bertatapan kedua mata, aku pun menggenggam kedua tangannya, memandangnya dalam, aku tersenyum lembut ke dia dan kami kompak menoleh ke matahari yang hampir tenggelam, aku pun berkata ditengah keheningan. “ Sebenarnya di dunia ini tidak ada kata kecewa. Seperti aku tadi yang mengalami kegagalan, kita harus menghadapi dengan lapang dada, berusaha memperbaikinya dan mensyukuri segalanya, jadi tak akan ada kekecewaan bagaimana Ina? Setuju?” Ina pun tersenyum. Saat inilah aku menatapnya dengan sangat kagum, lebih kagum dari sebelumnya. Di tempat ini dia menjadi sangat cantik bahkan jauh lebih cantik dari pertama aku melihatnya. Suasana menjadi gelap. Keadaan berubah, semua pemandangan, semuanya hilang, semua menjadi redup hanya Ina yang terlihat didepanku, tetapi makin lama dia terlihat redup, lalu menghilang dengan senyuman manisnya. Sontak semua menjadi gelap, aku berasa berada diruangan yang gelap, tanpa ada benda apapun dan penerangan apapun. Aku menjadi bingung berbalik, menoleh dan melihat kiri dan kanan semua gelap. “Apa yang terjadi?”
“ Kriiiiing..Kriiiiing..kriiinnngggg.. krrriiiinnnnggggg “ Jam weker disampingku berbunyi membangunkanku dari mimpi indah tadi, aku melihat jam, pukul 05.15, aku terbangun dari tempat tidur lalu terduduk dan menunduk. Ternyata tidak ada perlombaan, ternyata tidak ada kekalahan diperlombaan dan ternyata tak ada pemandangan. Semuanya itu hanyalah mimpi, tetapi mimpi tersebut memberikan pelajaran untukku, bahwa kita sebagai manusia senantiasa bersyukur dengan apapun yang kita dapatkan, maka tak akan ada rasa kekecewaan. Yah , mimpi tadi sangat indah, apalagi gadis cantik yang saya kagumi bernama Ina, walaupun dia tidak nyata, tetapi mimpi tadi sangatlah berkesan. Saya pun bergegas mandi, bersiap untuk shalat.

(Kembali Lagi) Siswa Kelas Akselerasi mewakili Parepare OSN Tingkat Provinsi

Written By Unknown on Kamis, 05 Juni 2014 | 11.13.00


Achmad Fathul Khairi

Sekali lagi, mengulang keberhasilan tahun lalu prestasi tak henti-hentinya dicetuskan oleh Kelas Akselerasi SMA Negeri 2 Parepare. Tak terkecuali bagi generasi ketiga program ini. Beberapa bulan yang lalu, semua siswa kelas XI Akselerasi tersebut mengikuti perlombaan Pra Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA, dan terpilih beberapa siswa yang unggul di bidangnya masing-masing untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA Tingkat Kota Parepare.
Siddiq Prawira Pratama (kiri)
dan Kevin Joshua Derek (kanan)

Hasil dari OSN tingkat kota pun tak mengecewakan. Dari beberapa Juara di bidang masing-masing, terdapat empat siswa Kelas XI Akselerasi SMA Negeri 2  Parepare. Masing-masing yakni, Achmad Fathul Khairi meraih juara I Mata Pelajaran Fisika, Siddiq Prawira Pratama Meraih juara I Bidang Biologi, Kevin Joshua Derek Meraih Juara II pada  mata Pelajaran Komputer, dan Muhammad Akbar Musseng Meraih juara III pada mata pelajaran Kebumian. Sedianya, pada tanggal 11 Juni mendatang, siswa tersebut bersama beberapa juara dari Sekolah-sekolah lainnya akan mewakili Kota Parepare ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti OSN SMA tingkat Provinsi tahun 2014.
Muhammad Akbar Musseng

Prestasi kali ini cukup membanggakan, karena dari beberapa peserta yang mewakili Sekolah mereka masing-masing, Siswa kelas Percepatan juga mampu bersaing dan mengungguli siswa dari kelas reguler beberapa SMA di Kota Parepare ini. Selain membanggakan SMA Negeri 2 Parepare pada umumnya, prestasi tersebut juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi Kelas Akselerasi tak terkecuali para tenaga pendidik yang tak pernah kenal lelah dalam memberikan berjuta pelita pendidikan dan tak mengenal pamrih. "Suatu kebanggaan untuk SMA Negeri 2 Parepare khususnya kelas Akselerasi, hal ini dikarenakan siswa kelas akselerasi sebenarnya disiapkan untuk menyelesaikan pendidikannya dalam jangka dua tahun. Sehingga, jika ada yang berhasil menembus tingkat provinsi OSN, hal tersebut sudah merupakan bonus prestasi" ujar Nurhidayah, S.Pd., M.Pd. selaku Guru Biologi Kelas Percepatan SMA Negeri 2 Parepare ini.
Pengharapan masih terus berlanjut, semoga siswa tersebut berhasil hingga ke tingkat nasional. Amin

DOWNLOAD TIPS JITU MENGIKUTI SBMPTN 2014 VERSI PAK ANANG

Written By Unknown on Rabu, 04 Juni 2014 | 01.54.00


Assalamu Alaikum, 
Hai Sobat Aksel, Bagi teman-teman dan kakak kakak yang akan melaksanakan tes SBMPTN. Kami bermaksud berbagi sedikit banyak wawasan mengenai tips tips mengikuti SBMPTN dan InsyaAllah lulus.  Semua hanya berawal dari Niat dan tulus. Berdoalah.

Postingan Kali ini sengaja kami copas dari blog pak anang, karena menurut kami berbagi Ilmu sama halnya sedekah. Tidak ada salahnya dan kami tidak bermaksud untuk menjiplak hasil karya beliau. Beliau salah seorang timpendidik yang bijak serta Pandai dalam memaknai persoalan persoalan di dunia pendidikan saat ini.Jadi Kualitas dari Karya beliau sangat kami Apresiasi. Sehingga Kami Me-Repost Postingan Beliau.

"Hai, semoga cerahnya hari ini sambil menunggu pengumuman kelulusan UN makin menebalkan semangat untuk menempuh SBMPTN 2014 dengan optimisme tinggi. Selamat buat adik-adik yang telah berhasil melewati masa putih abu-abu. Perjuangan belum usai. Kini adik-adik masih harus bergelut dengan pensil dan lembar jawaban komputer lagi.
Pada kesempatan kali ini blog berbagi dan belajar akan membagikan SMART SOLUTION dan Tips dan Trik dalam mengerjakan soal SBMPTN 2013 nanti. Tips dan Trik yang akan diulas ini adalah bagaimana langkah dan cara praktis yang cepat dan efisien dalam menyelesaikan soal SBMPTN.

 Seperti adik-adik ketahui bersama bahwa rata-rata satu soal SBMPTN harus bisa diselesaikan kurang dari 2 menit, bahkan ada bagian tes dimana adik-adik harus kurang dari satu menit dalam menjawab soal SBMPTN. Rasanya perlu trik jitu untuk menghadapi soal SBMPTN sehingga bisa cepat menyelesaikan banyak soal dengan tepat.

Soal SBMPTN terdiri dari 3 jenis, pertama adalah pilihan ganda A, B, C, D, dan E. Kedua, pernyataan sebab-akibat, dan yang terakhir adalah bentuk empat pernyataan jawaban (1), (2), (3), dan (4).

Pada bagian pertama yakni pilihan ganda, rata-rata jawaban tersebar secara merata. Jawaban A, B, C, D, atau E memiliki kemungkinan yang sama sebagai jawaban benar. Untuk bagian pernyataan sebab akibat, berdasarkan pengalaman SNMPTN tahun-tahun sebelumnya jarang sekali menemukan jawaban E.

Sementara tips untuk menjawab soal SBMPTN pada bagian empat pernyataan (1), (2), (3), dan (4) adalah sebagai berikut:

Bila kita yakin salah satu dari jawaban (1) atau (3) adalah BENAR atau SALAH:
  1. Perhatikan setiap ada jawaban (1) maka jawaban (3) juga ada. Artinya jawaban (1) dan (3) adalah jawaban paralel, jika jawaban (1) benar, maka jawaban (3) otomatis benar. Begitu juga sebaliknya, jika jawaban (1) salah, maka jawaban (3) juga salah. Jadi adik-adik hanya perlu mengecek kebenaran salah satu diantara (1) atau (3).
  2. Nah, jika (1) atau (3) ada yang benar, maka langsung periksa jawaban (4).
  3. Jika jawaban (4) benar, maka jawabannya pasti E.
  4. Jika jawaban (4) salah, maka periksa jawaban (2).
  5. Jika jawaban (2) benar, maka jawabannya A. Tapi jika jawaban (2) salah, maka jawabannya pasti B.
  6. Terakhir, jika (1) atau (3) ada yang salah, maka langsung periksa jawaban (2).
  7. Jika jawaban (2) benar, maka jawabannya C. Tapi jika jawaban (2) salah, maka jawabannya pasti D.

Untuk melihat bagaimana tips dan trik mengerjakan soal SBMPTN 2014 secara lengkap bisa diunduh pada tautan di bawah.


Sumber :
www. pak-anang.blogspot.com/

Pengumuman Kelas Akselerasi Tahun Ajaran 2014/2015

Written By Unknown on Selasa, 03 Juni 2014 | 10.46.00

Selamat bagi siswa dan siswi yang telah berhasil lulus di kelas akselerasi. Berikut nama-nama siswa dan siswi yang lulus di kelas akselerasi.

  1. Muhammad Awalia, dengan IQ = 132
  2. Syutriadi, dengan IQ = 131
  3. Muhammad Jasman, dengan IQ = 130
  4. Nur Aryadint, dengan IQ = 131
  5. Aswal Fitrah M., dengan IQ = 131
  6. Heryandy P., dengan IQ = 134
  7. Risma Rahman, dengan IQ = 132
  8. Junaidy Tahir, dengan IQ = 130
  9. Irnawaty, dengan IQ = 131
  10. Wahyuni Hasdar, dengan IQ = 130
  11. Ananda Septiani Y, dengan IQ = 131
  12. Yihanis Kasi, dengan IQ = 132
  13. Yudha Christiel, dengan IQ = 133
  14. Fadhil Paluseri, dengan IQ = 131
  15. Desti Nur Milenia, degnan IQ = 132
  16. Aida Salsabila R., dengan IQ = 131
  17. Khalda M. A., dengan IQ = 130
  18. Arbaina Syahdinnur, dengan IQ = 131
  19. Nur Fitri Isneini, dengan IQ = 134
  20. Iwan Satrio P., dengan IQ = 134
  21. Vera Tiurmaida, dengan IQ = 130
  22. Akmal Nur M., dengan IQ = 131


Sekali lagi, selamat untuk siswa dan siswi yang lulus di kelas Akselerasi. Semoga tidak ada yang kabur lagi. Salam Akselerasi.

PENGUMUMAN SNMPTN 2013

Written By Unknown on Senin, 27 Mei 2013 | 11.14.00



Berkenaan dengan pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 Jalur Prestasi Akademik (untuk siswa SMA/SMK/MA/MAK Kelas XII yang akan mengikuti UN 2013), Panitia pusat mengumumkan jadwal-jadwal penting sebagai berikut:

a. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)
pada http://pdss.snmptn.ac.id.   : 17 Desember 2012 – 08 Februari 2013
b. 01 Februari – 8 Maret 2013
c. Proses : 09 Maret – 27 Mei 2013
d. Pengumuman hasil: 27 Mei 2013
e. Pendaftaran ulang yang: 11 -12 Juni 2013

Pendaftaran dilakukan secara online. Tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman: http://snmptn.ac.id
Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman resmi: http://snmptn.ac.id atau dapat menghubungi nomor HP panitia lokal: 081341006696, 081341449973 dan 082194977772

(Lagi) Siswa Aksel Wakili Parepare ke OSN Provinsi

Written By Unknown on Minggu, 26 Mei 2013 | 19.33.00

   

                
                 Prestasi tak henti-hentinya dicetuskan oleh Kelas Akselerasi SMA Negeri 2 Parepare. Tak terkecuali bagi generasi kedua program ini. Beberapa bulan yang lalu, semua siswa kelas XI Aksel tersebut mengikuti perlombaan Pra Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA, dan terpilih beberapa siswa(i) yang unggul dibidangnya masing-masing untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA Tingkat Kota Parepare.
                       Hasil dari OSN tingkat kota pun, tak mengecewakan. Dari beberapa Juara dibidang masing-masing, terdapat tiga siswa Kelas XI Akselerasi SMA Negeri 2  Parepare. Masing-masing yakni, BUDI PURWANTO meraih juara I Mata Pelajaran Kimia, NURUL LATIFAH Meraih juara II Bidang Biologi, dan FAIDIL Meraih Juara III pada  mata Pelajaran Komputer. Sedianya, pada tanggal 6 Juni mendatang, siswa(i) tersebut bersama beberapa juara dari Sekolah-sekolah lainnya akan mewakili Kota Parepare ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti OSN SMA tingkat Provinsi tahun 2013.
                      Prestasi tersebut cukup membanggakan, karena dari beberapa peserta yang mewakili Sekolah mereka masing-masing, Siswa kelas Percepatan juga mampu bersaing dan mengguli siswa dari kelas reguler beberapa SMA di Kota Parepare ini. Selain membanggakan SMA Negeri 2 Parepare pada umumnya, Prestasi tersebut juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi Kelas Akselerasi Pada Khususnya terutama seluruh tenaga pendidik yang selama ini mendidik siswa(i) Akselerasi SMA Negeri 2 Parepare tanpa kenal Pamrih. "kita patut berbangga, karena siswa kelas Percepatan yang sedianya harus menyelesaikan studinya selama dua tahun di SMA, dapat berprestasi mewakili Kota Parepare ke tingkat provinsi dalam event sekelas OSN 2013 ini" ujar Dra. Umiyati selaku Ketua Program Kelas Percepatan SMA Negeri 2 Parepare ini.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. WEBSITE RESMI AKSELERASI SMA NEGERI 2 PAREPARE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger